SEJARAH MUHITA

SD Muhammadiyah 01 Tanggul yang dikenal oleh masyarakat dengan sebutan SD MUHITA didirikan pada tanggal 02 Januari 1962 oleh Persyarikatan Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tanggul, kemudian sekitar tahun 1970an berubah nama menjadi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah berada dibawah naungan Departemen Agama Republik Indonesia.

Pada waktu itu, saat menjadi MI Muhammadiyah  Tanggul sampai sampai dengan tahun 1985 keberadaan sekolah ini tidak sesuai harapan dan tidak mengalami perkembangan, karena saat itu sekolah yang berada dibawah naungan Departemen Agama belum maksimal mendapat perhatian dari pemerintah, Kondisi MI Muhammadiyah Tanggul seperti sekolah yang tidak terurus sangat memprihatinkan hidup enggan matipun tidak.

Sehingga pada akhirnya atas usul dan saran dari beberapa pengurus dan pengelola dengan berbagai pertimbangan untuk kembali bergabung dibawah naungan Departemen Pendidikan dan kebudayaan, akhirnya pada tahun 1985 MI Muhammadiyah kembali menjadi SD Muhammadiyah Tanggul.

Pada waktu itu SD Muhammadiyah Tanggul berada dibawah Kepemimpinan Kepala Sekolah yaitu Ibu MUSTAKINAH. Setelah memimpin selama tiga tahun sampai pada tahun 1988 ibu Mustakinah digantikan oleh Bapak WAGIYO SYAIFUDIN pada periode berikutnya, selang beberapa tahun  pergantian  Kepala Sekolah, SD Muhammaadiyah Tanggul mengalami musibah besar yaitu Robohnya Seluruh Gedung SD Muhammadiyah Tanggul akibat terpaan hujan angin yang mengakibatkan bangunan SD Muhammadiyah Tanggul rata dengan tanah. Semua dokumen dan berkas-berkas sekolah rusak dan hancur tidak tersisa sama sekali. Namun karena semangatnya pada Pimpinan saat itu SD Muhammadiyah Tanggul bisa bangkit meskipun tertatik-tatih, dengan membangun gedung kembali.

Pada akhirnya tahun 1989 SD Muhammadiyah Tanggul mendapat Bantuan dari pemerintah dan Swadaya Warga Muhammadiyah , kemudian pada saat itu dibangunlah SD Muhammadiyah Tanggul di jalan teratai yang sampai saat ini , bangunan selesai sampai dengan tahun 1990. pada tahun 1994 -1995  Kepala SD Muhammadiyah adalah H Ali Maksum, SD Muhammadiyah mulai membangun lagi dan selesai pada tahun 1995, tetapi pada saat itu kondisinya sangat memperihatinkan jumlah siswa kelas 1-6 tinggal 30 orang hal ini berlangsung sampai tahun 1998.

Tahun 1998 berdasarkan rapat Pimpinan Cabang Muhammaadiyah Tanggul memutuskan untuk membubarkan SD Muhammadiyah Tanggul, tetapi pada waktu itu ada salah seorang peserta rapat yang bernama H.M. ROMLI menyatakan keberatan kalau SD Muhammadiyah Tanggul dibubarkan. Sehingga pada saat rapat pembubaran itu terjadi banyak sekali kebimbangan diantara peserta rapat.

Pada Akhir rapat diputuskan saat itu SD Muhammadiyah Tanggul resmi di bubarkan dan saat itu pula SD Muhammadiyah Tanggul dibuka kembali dengan nama SD Muhammadiyah Plus Tanggul, sejak dilahirkan kembali SD Muhammadiyah Plus Tanggul, semua pembeayaan yang berkaitan dengan operasioanal dan gaji guru serta pegawainya  ditanggul oleh H.M. ROMLI  sampai sekolah itu benar-benar mandiri.

Pada tahun 1998 SD Muhammadiyah Plus mulai beroperasi lagi dengan murid baru berjumlah 27 siswa yang sebagian besar berasal dari anak-anak keluarga tidak mampu dengan sosial ekonomi rendah, dengan Plt Kepala Sekolah yaitu Bapak SAKTIONO, kemudian pada tahun 1999 bapak Saktiono digantikan oleh Bapak AKHSAN KH S.Pd. yang menjabat sampai tahun 2002. Pada tahun 2002 bapak Akhsan digantikan oleh ibu DJAMHAROH, SH.

Pada tahun 2002 SD Muhammadiyah Plus Tanggul mengalami penurunan jumlah pendaftar siswa baru. Saat Tahun Ajaran Baru 2002 dimulai SD Muhammadiyah hanya mendapatkan murid baru 10 siswa kemudian beberapa guru dikerahkan untuk bergerilya mencari murid door to door, hingga jumlah muridnya bertambah mencapai 18 orang.

Dari sinilah semua guru dan pengurus mendapatkan pelajaran penting  arti dari kerja keras usaha dan do’a yang maksimal, untuk mewujudkan lembaga Pendidikan Islam yang cukup diperhitungkan, dengan cara memperbaiki managemen pengelolaan dan menawarkan program-program pada masyrakat.

Tahun 2004 SD Muhammadiyah Plus Tanggul meluluskan siswa pertama kali dengan jumlah 18 siswa, kemudian setelah 2 kali kelulusan pada tahun 2007  SD Muhammadiyah Plus Tanggul, menyesuaikan dan merubah namanya menjadi SD MUHAMMADIYAH 01 TANGGUL dan pertama kali mengikuti Akreditasi dan mendapatkan nilai pertama Akreditasi A (Amat Baik) dengan No surat 421.2/1111/436.316/2007. ibu Djamharoh, A.B., S.H. menjabat Kepala Sekolah selama 2 periode Kepemimpinan mulai Tahun 2002- 20210, hingga memasuki masa pensiun tahun pertengahan 2011. Selama memimpin SD Muhammadiyah 01 Tanggul (2002-2010) Ibu Djamharoh. A.B., S.H. banyak sekali melakukan perubahan dan menyiapkan kader pengganti yang dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan yang dapat menghantarkan SD Muhammadiyah 01 Tanggul menjadi sekolah maju dan unggul.

Tahun 2010 setelah berakhirnya masa jabatan Kepala Sekolah Ibu Djamharoh A.B.,S.H. sebagai penggantinya adalah MUH. BURHANUDIN HARAHAP, S.P.

Pada periode pertama MUH. BURHANUDIN HARAHAP, S.P. dengan masa bakti 2010-2014, melanjutkan program dari kepala sekolah sebelumnya dengan memberikan sedikit sentuhan dan memperbaiki serta menyempurnakan Manajemen Pengelolaan, awal Tahun Pelajaran 2010/2011 masa kepemimpinannya jumlah murid SD Muhammadiyah 01 Tanggul adalah 97 siswa, lalu setelah enam bulan menjabat, diawal tahun 2011 jumlah siswa bertambah menjadi 112 siswa menerima mutasi dari anak-anak dan cucu para Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tanggul yang semula sekolah tidak di SD Muhammadiyah 01 Tanggul, 

Tahun 2011 adalah tahun awal kebangkitan SD Muhammadiyah 01 Tanggul, dari sinilah Prestasi demi prestasi mulai diukir, berawal dari diraihnya kembali kesempatan akreditasi sekolah, dan dapat mempertahankan nilai Akreditasi-A pada akreditasi ke dua.

Berbagai bentuk usaha yang maksimal dari segala bidang untuk mempromosikan dan mengenalkan SD Muhammadiyah 01 Tanggul kepada masyarakat, telah dilakukan oleh para guru dan karyawan SD Muhammadiyah 01 Tanggul, prestasi yang diukir siswa secara akademik dan non akademik telah berhasil dicapai, dari tahun ke tahun kepercayaan masyarakat meningkat sehingga jumlah peminat dan orang yang simpati dengan SD Muhammadiyah 01 Tanggul semakin banyak dan ini terbukti saat penerimaan siswa baru dari tahun 2011/2012 jumlah siswa baru meningkat.

Sejak tahun 2011 keberadaan SD Muhammadiyah 01 Tanggul Sudah mulai mendapat perhatian publik khususnya dari pemerintah dan Warga Muhammadiyah Tanggul karena Prestasinya yang semakin membaik, hal ini  dikarenakan tekad semua guru untuk memajukan lembaga ini sudah kuat, ini terbukti dengan adanya bantuan-bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta warga Muhammadiyah Tanggul, 

Tahun 2011 mendapat bantuan meubelair 20 Unit mejaKursi dan komputer 1 unit dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jember, Tahun 2012 mendapat Rehab DAK 3 Ruang dan Meubeleir 60 unit, Tahun 2014 Merenovasi gedung Lantai 1 dan membangun gedung menjadi lantai 2 dikarenakan jumlah siswa bertambah lebih dari 200 siswa dari penggalangan Dana Swadaya Warga Muhammadiyah dan wali Murid

Pada masa akhir jabatan Tahun 2014 MUH. BURHANUDIN HARAHAP, M.Pd. diberi kesempatan kembali untuk menjabat sebagai Kepala Sekolah periode kedua  (2014-2018) dengan predikat Baik untuk melanjutkan program-progaram yang sudah berjalan.

Banyak sekali prestasi yang sudah dilakukan oleh Burhanudin pada periode tahun kedua ini, pada tahun 2016 sekolah mendapat bantuan dari pemerintah pusat untuk pengembangan gedung baru dilantai 3, diakhir Jabatan periode ke 2 tahun 2018 mendapat bantuan sanitasi dan kamar mandi dan pemerintah Kabupaten Jember

Burhanudin dipilih kembali menjadi kepala Sekolah Periode ke tiga (2018-2022) dengan predikat Amat Baik, karena menurut pimpinan cabang dianggaap mampu mengantarkan SD Muhammadiyah 01 Tanggul dari sekolah yang tidak diakui masyarakat menjadi sekolah favorit yang diminati Masyarakat dengan program-progamnya yang menarik simpati masyarakat.

Hal ini terbukti bahwa saat menjabat Kepala Sekolah sejak tahun 2010 jumlah awal siswa 95 orang sampai dengan data tahun 2020 jumlah siswa SD Muhammadiyah 01 Tanggul mencapai 567 siswa.

Disamping itu model dan gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh Burhanudin mampu mengajak dan menggerakkan para guru-guru SD Muhammadiyah 01 Tanggul menjadi semangat dan bersungguh-sungguh dalam mencintai profesinya sebagai seorang guru dan pendidik yang bisa menghantarkan keberhasilan memajukan SD Muhammadiyah 01 Tanggul

Sejarah membuktikan di Persyarikatan Muhammadiyah  bahwa Guru adalah Ujung Tombak Persyarikatan, semakin serius guru mengelola sekolah maka semakin besar kesempatan sekolah itu untuk maju dan berkembang. (by : Jojo)

Sumber : Bpk. M Shaleh Basni, BA. (2012), Bpk. Wagiyo Syaifudin, M.Pd. (2012) Bpk. Imam Turmudzi (2015), Bpk. Ir. H. Ali Maksum (2015). Bpk. H. Muh. Buhanudin Harahap, M.Pd. (2020)